Menurut sebuah analisis dari TechCrunch, Microsoft diperkirakan telah menghabiskan lebih dari setengah miliar dolar (sekitar 5 triliun rupiah dengan kurs 1$ = Rp 9.000,00), untuk mendukung platform mobile terbaru mereka agar sukses di pasaran. Analisis dari Deustche Bank, Jonathan Goldberg, memperkirakan sekitar 400 juta dolar (sekitar 3,5 triliun) telah dihabiskan Microsoft hanya untuk bagian pemasaran saja.

Microsoft menganggap bahwa proyek ini adalah proyek yang harus berhasil atau Microsoft tidak akan bisa lagi berkompetisi dengan Apple iPhone dan Google Android di pasar ponsel pintar. Microsoft mengeluarkan banyak uang untuk pengembangan OS ini termasuk membangun komitmen kerjasama dengan berbagai produsen handset seperti Samsung, LG, HTC, hingga Dell dan HP maupun Toshiba

Model lisensi pada OS ini juga diperbarui oleh Microsoft. Diperkirakan Microsoft hanya akan menarik lisensi sebesar 10 dolar untuk setiap OS yang dipasang pada handset. Ini berarti diperlukan sekitar 100 juta handset untuk mengembalikan uang investasi Microsoft yang digelontorkan untuk menyukseskan kehadiran OS mobile baru ini pada akhir tahun 2010 nanti.

Masih perlu dibuktikan apakah guyuran uang yang ditanamkan pada OS baru ini akan bisa mengulangi kesuksesan proyek Xbox yang mampu menggeser ketenaran Nintendo dan Sony di pasar konsol game.

Via TechCrunch

sumber: kassa9.com

Iklan