Kasus gugat menggugat di dunia teknologi informasi ternyata tidak hanya melulu terjadi antar perusahaan. Google kali ini dikabarkan membuat sebuah tuntutan yang agak berbeda yaitu dengan melancarkan gugatan kepada pemerintah Amerika Serikat, terutama kepada Departemen Dalam Negeri. Google dan Onix, rekanan penjualan untuk pemerintah, melakukan gugatan dengan tuduhan bahwa Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat telah mengesampingkan mereka dalam proses lelang kontrak penyediaan teknologi email dan kolaborasi untuk 88.000 pegawai departemen tersebut.

Dalam dokumen lelang yang dikeluarkan oleh Departemen Dalam Negeri, disebutkan bahwa salah satu syarat lelang yang perlu dipenuhi adalah berpatokan pada Microsoft Business Productivity Online Suite. Dengan demikian praktis Google tersingkir. Disebutkan dalam gugatan oleh Google bahwa lingkup pekerjaan dan istilah-istilah yang digunakan dalam proyek tersebut memakai istilah dari produk Microsoft seperti aplikasi Exchange Online, SharePoint Online, dan Office Communications Online. Hal ini menunjukkan bahwa seakan-akan Depdagri AS telah menetapkan bahwa yang mereka butuhkan adalah produk Microsoft. Menurut Google hal ini tidak sejalan dengan peraturan yang ada termasuk adanya unsur kompetisi.

Google menginginkan Depdagri AS untuk mematuhi syarat hukum suatu proyek yaitu harus terbuka dan kompetitif. Oleh karena itu Google meminta agar proyek tersebut ditunda hingga tuntutan atas asas kompetisi terbuka ini diputuskan oleh hukum.

Via Slashgear

sumber: teknoup.com

Iklan