SAN FRANSISCO – Google akhirnya memberikan batasan yang jelas mengenai perbedaan sistem operasi Android dengan sistem operasi milik Google lainnya, Chrome, yang akan diluncurkan beberapa waktu lagi.

“Kami melihat OS Chrome sebagai sistem operasi untuk komputer tradisional, yang biasanya menggunakan keyboard fisik. Sedangkan Android merupakan sistem operasi yang cocok untuk perangkat mobile yang mengusung layar sentuh,” ujar CEO Google Eric Schmidt, seperti dikutip melalui Mashable, Selasa (16/11/2010).

Schmidt mengatakan hal ini saat menjadi pembicara dalam acara Web 2.0 Summit di San Fransisco. Ini merupakan jawaban dari pertanyaan beberapa peserta event yang mengaku masih bingung mengenai strategi Google yang menggelontorkan dua platform.

Ditegaskannya, OS Android akan berjalan optimal di perangkat dengan teknologi sentuh, sedangkan OS Chrome sangat cocok disematkan di perangkat tradisional yang masih mengandalkan keyboard fisik.

Spekulasi menyebutkan, jika Googla akan membuat tablet layar sentuh maka perangkat itu akan dipersenjatai dengan OS Android. Namun jika tablet tersebut mengusung keyboard qwerty maka OS yang dibenamkan adalah Chrome.

Schmidt juga mengatakan jika OS Chrome akan digelontorkan dalam kurun beberapa bulan ke depan. Sedangkan dalam beberapa pekan ke depan Google akan fokus meluncurkan versi terbaru Android dengan kode Gingerbread. (srn)

sumber: techno.okezone.com

Iklan